Minggu, 13 Maret 2011

All About me!


Cinta . . .
Tak ada habisnya kalau ngebahas tentang kata yang satu ini.
Begitu banyak defenisi tentang cinta.
Namun tak satupun yang membuat cinta itu bermakna menurutku.
Tanya kenapa?
Karena saat ini aku perhatikan defenisi defenisi tentang cinta yang dikeluarkan banyak orang.
Hanya mengandung emosi sesaat yang hanya mengunggulkan nafsu dari pada hakikinya.
Aku juga tak mau menjudge pada statement orang karena kita tinggal di negara yang demokrasi.
Setiap orang bebas mengeluarkan pendapat.
Aku disini hanya ingin berbicara tentang yang aku lihat dan rasakan.
Cinta yang belakangan ini aku rasakan yang di peruntukkan insan terhadapku hanyalah cinta palsu (meskipun tak semuanya).
Karena cinta yang ku temukan di penghujung jalan (kayak lirik lagunya Agnes) hanyalah cinta yang mencintaiku karena ada apanya, bukan apa adanya.
But it's ok, cuek aja karena seperti yang aku maksud tadi setiap orang punya pandangan yang berbeda beda.
Mungkin itulah salah satu sebab akibatnya ku sering mengalami yang namanya kegagalan.
Karena dia telah tau aku tak punya banyak materi.
Sedih juga kisahku tapi yah sudahlah kata Bondan Prakoso it's gonna be ok.
Hidup itu hanyalah cobaan dan jangan membuat dirimu takut pada cobaan tapi buatlah cobaan itu takut padamu.

Lanjut soal cinta . . .
Kadang aku juga tak mengerti mungkin karena jaman sudah modern.
Hingga banyak yang berprinsip tak bisa hidup tanpa materi.
Tapi menurutku fine fine saja.
Karena rata rata (tidak semuanya, yang merasa saja dot com) cewep yang selama ini kutemui yah itu.
Semuanya menjurus kepada materi materi dan materi.
Itulah yang membuatku sering ilfeel.
Aku mencari yang jujur dan tulus meskipun susah tapi aku mau yang mencintai diriku apa adanya.
Aku merindukan sosok yang mencintaku bukan karena kebohongan tapi ke ikhlasan.
Dimanakah berada sosok yang kurindukan itu?
Apakah masih berada di pangkuan_Nya?
Ataukah ada disekitarku, tapi aku tak menyadarinya?
Aku tak mau membuat hidupku sulit hanya karena cinta.
Tapi aku juga butuh yang namanya kasih sayang dari seorang insan selain orang tua dan keluargaku.
Rabel pernah mengatakan di dalam lirik lagunya kalau jodoh di tangan Tuhan.
Semuanya memang tak salah dan benar adanya.
Tapi tak mungkin juga jodoh itu datang dengan sendirinya.
Jodoh itu sama dengan rezeki.
Tau kenapa?
Rezeki kalau hanya mengandalkan doa tanpa usaha itu mujizat tak nyata menurutku.
Sama juga dengan jodoh, tapi jangan terlalu dipaksakan karena Tuhan pasti akan menunjukkan jalan_Nya.

Cinta . . .
Kita selalu mencari yang terbaik dan bisa sejalan dengan apa yang kita inginkan meskipun tak 100%.
Mencari yang terbaik kadang melekat kata Playboy dari pandangan orang.
Aku pernah membaca sebuah artikel kalau pacaran itu adalah ajang untuk mencari yang terbaik.
Benar apa tidak tapi kata kata itu tercenah di pemikiranku dalam hal positifnya.
Dalam urusan cinta aku tak pernah main main.
Karena diawal sebelum memulai hubungan aku tak bisa bila hati memang tak tak ada rasa.
Akan ku katakan pada hatiku TIDAK jika memang tak ada cinta.
Aku selalu memulainya dengan cinta.
Meskipun ditengah pengaruan cinta selalu tak sejalan yang selalu berujung pada perpisahan tapi aku orangnya setia (bukan promosi).
Karena terbukti tak pernah ada di dalam benakku untuk mendua yang biasa di kategorikan selingkuh.
Aku tak suka itu, karena ku kembalikan pada diriku jika seandainya aku yang diduakan pasti jua akan kecewa.
Jadi jangan menjudgeku tak setia bila menjalani sebuah hubungan.
Beruntunglah cewep cewep yang pernah menjadi labuhan cintaku (geer dikit tak apaapa kan memang setia).
Maka dari itu (buat cewepcewep) jangan berpikir cowop yang sering gonta ganti cewep itu brenzek, tapi cari tau dulu sebabnya.
Mungkin ada yang sama denganku yang hanya mencari arti kesempurnaan dari yang tak sempurna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar