Selasa, 17 Mei 2011

Tak Ada Makna


Bercerita tentang kehidupan. Yah kehidupan yang sekarang ini menurut penalaranku semakin memprihatinkan. Gimana tidak dijaman yang modern dan glamour *bahasa apa tuch?* semuanya berlandaskan materi materi dan materi. Teringat lagu dangdut yang pernah terdengar oleh kupingku kalo tidak salah kurang lebih liriknya seperti ini "yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin". Kayaknya lirik lagu itu klop banget sama suasana kehidupan sekarang. Semuanya adalah materi bahkan banyak yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kesenangan duniawi tersebut (materi). Mereka tidak tanggung tanggung mengambil hak orang laen tanpa sepengetahuan pemiliknya, yah istilah kasarnya pencuri. Bagaimana dengan keadaan seperti ini? Apakah mereka tak berfikir kalau itu semua adalah kesemuan dunia semata? Tak habis fikir dalam pengetahuanku tentang ini semua. Mereka mereka tak lagi memikirkan dosa bahkan mungkin saja imannya sudah tak ada . . . Astagfirullah *tutup mulut*.
Mau dibawa kemana kehidupan ini, kalau kata Armada band, "mau dibawa kemana hubungan kita". Tapi ini bukan cinta dan perasaan semata melainkan kehidupan yang akan berkelanjutan hingga akhir kelak. Yah bukanya so tau ato apalah tapi ku merasa ini tak adil buat orang orang yang membutuhkan (golongan tak mampu) dengan kehidupan seperti ini. Kalau aku sich bersyukur meskipun hidup dalam keaadaan paspasan istilahnya habis bulan habis gaji, tapi rasa syukurku yang membuatku tetap bertahan. Pandai pandailah bersyukur dengan apa yang ada dan ikhlas dengan apa yang kita kerjakan. Yakin hasilnya bahkan memuaskan batin kita. Ngomongnya gampang yah tapi kaga tau apa sipenulis udah jalankan *InsyaAllah lagi berusaha*. Semoga Amien :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar